Penyesalan Berkekalan

Bismillahirrahmaanirrahiim.

 

“Aku bersumpah dengan hari kiamat, dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri). Apakah manusia mengira bahwa kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun kembali jari jemarinya dengan sempurna. Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus…..” (QS. Al – Qiyamah:1-5)

 

Penyesalan hadir dalam kehidupan manusia sebagai bagian yang seyogyanya tidak mengenakkan. Penyesalan terhadap usaha yang kurang maksimal, penyesalan terhadap salah kata atau perbuatan, penyesalan yang berbuah pengandaian… ‘seandainya dulu…..’, ‘seandainya kemarin….’, ‘seandainya tadi…..’

 

Penyesalan – penyesalan yang begitu jelas. Penyesalan yang ada di hadapan. Cepat datang dan pergi. Penyesalan yang masih mengenal ‘tidak ada kata terlambat untuk berubah’. Penyesalan yang masih mengenal ‘perbaikan’.

 

Namun penyesalan ghaib membutuhkan penerangan hati. Penyesalan yang tidak satupun orang di muka bumi ini pernah merasai. Penyesalan yang tidak satupun jiwa bisa menceritakan pengalamannya sendiri tentang betapa dahsyatnya penyesalan. Penyesalan yang hanya Allah mengetahui.

 

Penyesalan hari kegagalan di hari akhir. Penyesalan para ahli neraka. Penyesalan orang – orang yang sombong merasa kehidupan dunianya cukup membaikkan timbangan tanpa mengindahkan peringatan. Penyesalan orang – orang yang di hari akhir mendapati ‘tidak berguna lagi mengingat itu baginya’…..

 

“.. dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan ‘Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini’. Maka pada hari itu tiada seorang pun yang menyiksa seperti siksa-Nya. Dan tiada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya.” (QS. Al-Fajr:23 – 26)

Hisablah diri sebelum dihisabkan…

Muhasabahlah selagi diri punya kesempatan untuk berubah..

 

Hisab…

Bukan berapa banyak amal yang sudah dilakukan, tetapi bagaimana diri menghabiskan setiap detik, yang akan ditanyai untuk apa ia dipergunakan…

Bukan berapa banyak harta yang diinfaq-kan, tetapi bagaimana kita mampu mempertanggungjawabkan setiap kenikmatan rezeki yang dinikmati di samping kesusahan jiwa yang lain…

Bukan betapa baiknya kita di hadapan manusia zaman ini yang tidak jelas nasibnya di hari nanti, tapi seberapa dekat amalan kita terhadap tuntuan Al – Qur’an dan Sunnah Rasulullah, sebebarapa dekat amalan dan akhlak kita dengan para Sahabat yang sudah dijamin masuk surga.. Itulah tolak ukur kita…

 

“Seberapa dekat kita dengan Sayyidina Abu Bakar yang mampu menginfaq-kan seluruh hartanya dalam suatu peperangan…

Seberapa dekat kita dengan Sayyidina Ali yang mampu tidur menggantikan Rasulullah SAW dengan resiko jelas nyawa beliau-lah taruhannya..

Seberapa dekat… kita dengan Aisyah.. yang mampu merelakan sebiji kurma untuk disedekahkan karena memang itulah yang beliau miliki untuk disedekahkan…

Seberapa dekat… Seberapa dekat…

Kecintaan kita kepada Allah.. dengan kecintaan para ahli surga dalam mencintaiNya….”

 

***

 

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar – benar dalam kerugian, kecuali orang – orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati dalam kebaikan dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al-Ashr: 1 – 3)

 

Kerugian… Kerugian yang kekal.. Kerugian menyia – nyiakan modal duniawi, harta dan jiwa.. Kerugian yang kekal…

Penyesalan.. Penyesalan yang kekal.. Penyesalan tiada akhir.. Penyesalan surga dan ridhaNya untuk kesenangan dunia…

 

Allahu’alam.

 

Habluminallah.. Habluminannaas…

Mohon maaf untuk semua kesalahan dan hak – hak yang tidak tertunaikan….

Semoga Allah senantiasa istiqamahkan. Segala puji bagi Allah.. Alhamdulillah…

 

05.01.11

Nadia Karina Hakman

~ Tim Moodis ~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: